InfoRmAsi SepuTaR OjEK OnlinE & TutoRiaL

⬜⬜ MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN DALAM PENULISAN ⬜ BLOG INI BERISI INFORMASI SEPUTAR DRIVER OJEK ONLINE, INFORMASI TEKNOLOGI, TUTORIAL ANDROID, TUTORIAL BLOGGING, TIPS DAN TRIK 🟥🟥 TERIMA KASIH 🟥🟥

MUDIK DILARANG, DRIVER OJOL MENANGIS

Foto: KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL
Sejumlah penumpang bus tengah bersiap untuk menaiki salah satu layanan bus dari Terminal Poris Plawad, Minggu (11/4/2021)

Mudik Dilarang, Driver Ojol Menangis, kalimat seperti inilah yang saat ini menggambarkan kondisi driver ojek online menjelang suasana lebaran Idul Fitri 1442 H di tahun 2021 ini.

Bagaimana tidak, momen disaat seminggu sebelum lebaran adalah momen dimana banyak-banyaknya orderan yang seharusnya bisa dimanfaatkan para driver ojek online untuk meraup rezeki, tapi TIDAK pada lebaran tahun ini. Hal ini akibat dari kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan pemerintah mengeluarkan aturan larangan mudik bagi seluruh warganya. Tentu hal ini adalah sebuah aturan yang sangat merugikan para mitra driver ojek online. Seharusnya, dengan banyaknya aktifitas bus antar kota dalam provinsi yang hilir mudik membawa penumpang yang hendak pulang ke kampung halamannya, secara otomatis akan membuat para driver ojek online kebanjiran orderan.

Baca Juga: Perkembangan Pesat Ojek Online di Indonesia

Teringat dulu, diawal gojek mulai beroperasi di kota saya, ada istilah yang namanya THR dari Gojek. Setiap drivernya akan mendapatkan bonus 100 ribu pada poin kelima, mendapatkan 100 ribu lagi pada poin kesepuluh, dan terakhir pada poin ke lima belas juga mendapatkan 100 ribu. Jadi total bonus yang bisa dikumpulkan driver sebesar 300 ribu di lima belas poin. Hal itu terjadi pada lebaran pertama di tahun pertama gojek beroperasi di kota saya, Pematang siantar. Tapi hal tersebut tidak pernah lagi dirasakan mitra driver gojek pada tahun-tahun berikutnya, hingga saat ini. Malahan untuk tahun 2021 ini, selain bonus THR dari gojek sudah tidak ada lagi, orderan pun sudah bisa dikatakan tidak ada karena larangan mudik dari pemerintah. Warga negara Indonesia hanya bisa merayakan lebaran Idul Fitri di daerahnya masing-masing.

Situasi darurat Covid-19 saat ini, membuat pemerintah mengeluarkan aturan larangan mudik bagi warganya. Tradisi mudik disaat lebaran pun sudah mulai hilang di masa pandemi ini. Karena sudah 2 tahun larangan mudik ini diberlakukan pemerintah.

Tapi yang membuat saya heran dan gak habis pikir, mudik dilarang, tapi kenapa TKA (Tenaga Kerja Asing) asal Wuhan yang jelas-jelas tempat asal virus corona mewabah malah bisa hilir mudik lenggang kangkung keluar masuk Indonesia. Saya sendiri sebagai rakyat awam yang tidak begitu paham masalah politik, hukum dan ekonomi merasa heran dan janggal dengan kejadian seperti ini. Dan rasanya seperti tidak masuk akal saja, apa ada kepentingan politik ekonomi dibalik semua ini?..

Seperti yang dikutip dari bang Fadli Zon dalam acara Catatan Demokrasi di TvOneNews yang berjudul:  Adu argumen, Fadli Zon VS Arya Sinulingga Soal TKA yang Datang Saat Mudik Dilarang | tvOne "disaat orang dilarang mudik, tapi disisi lain warga Wuhan bisa carter, bahkan juga katanya bisa tiap minggu oleh sebuah perusahaan penerbangan, menurut bang Fadli Zon ini sangat berbahaya, apalagi ini dari tempat asal muasal virus itu, dari Wuhan".

MUDIK DILARANG. TKA MALAH DATANG
Klik gambar untuk melihat video

Disaat pandemi dan suasana lebaran, warga dilarang mudik dengan dalih untuk mencegah penularan virus secara massal. Tapi dilain sisi, warga Wuhan yang ingin bekerja di Indonesia dengan bebasnya masuk. Apa pemerintah kita sudah tidak memikirkan perasaan rakyatnya dengan lebih mengedepankan kepentingan bisnis diatas penderitaan rakyatnya sendiri.

Apakah kita telah salah memilih Partai dan Pemimpin???......

Semoga artikel ini dapat membuka pikiran, cara pandang kita, dan menjadi renungan juga buat para pemimpin negeri ini.

Baca Juga: Masih Pantaskah Profesi Sebagai Driver Ojek Online Dijadikan Sumber Mata Pencarian

Akhir kata saya ucapkan terima kasih, mohon maaf jika ada kalimat atau kata-kata saya yang menyinggung pribadi seseorang atau sekelompok orang. Jangan jadikan artikel ini sebagai tamparan buat kalian yang merasa tersinggung, tapi jadikanlah sebagai renungan untuk merubah pribadi kearah yang lebih baik lagi.

0 Response to "MUDIK DILARANG, DRIVER OJOL MENANGIS"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close